Teknologi WAN (Wide Area Network) dan Implementasi WAN


1, 12, 26, 35
Materi
14 Februari 2017
Apdya Amrul Atqya
Farhan Maulana Y.
Mohammad Rayhan
Tedy Rizaldy S.

Wide Area
Network
Rancang Bangun
XI TKJ B
Instruktur : Bpk. Rudi H.

Pengertian WAN

WAN (Wide Area network) ialah sebuah jaringan komputer yang mencakup area lokasi yang lebih luas, dengan melibatkan kesatuan komputer yang lebih banyak. Dengan ini sudah jelas berbeda dengan PAN, MAN atau mungkin LAN yang dibatasi dengan ruangan dan bangunan.

HIRARKI WAN

Dalam hierarki wan Terdapat 3 Layer utama yang memiliki fungsi dan tugas masing-masing
agar suatu jaringan WAN dapat terbentuk :
1. Core Layer
pada bagian Inti terdapat interkoneksi utama atau akses utama dari network dan yang akan mengoptimalkan transport antar sites. Bisa berupa perangkat Switching di Layer 2 atau Layer 3 yang tugas pokonya sebagai interkoneksi semua sumber daya. Contohnya perangakt Switching Layer 3 yang bertugas forward dan routing semua paket masuk dan keluar network, fungsi firewall dan sistem keamanan lainnya juga bisa di implementasikan di Hirarki Core ini.

Tanggung jawab utama lapisan inti adalah untuk melihat lalu lintas yang padat, sehingga kecepatan dan masalah lalu lintas prihatin pada lapisan ini. Fungsi dari Core Layer :
Melindungi jaringan dari memeperlambat lalu lintas, penggunaan daftar akses, routing antara berbeda Virtual Local Area Network (VLAN) dan Packet Filtering.

Perangkat: Router cisco 2600 series, 4500 series, 1600 series. Switch cisco nexus 5010,Bridge, dan vpn access router. Cisco Router 5000 series, Cisco Router 6000 series,Cisco Router 7000, 7200 dan 7500 series, Cisco Router 10000 dan 12000 series,

2. Distribution Layer
Di bagian distribusi akan ditugaskan untuk mendistribusikan semua pengaturan di hirarki Core ke Access dan yang akan membuat kebijakan koneksi. Distribusi lebih ditekankan untuk mempermudah pengaturan dan menyebarkan resource yang ada di network sesuai dengan aturan yang telah dibuat. Peralatan pada hirarki ini biasanya berupa Switching di layer 2.

Hal ini juga dikenal sebagai lapisan workgroup dan ini disebut komunikasi titik antara akses dan layer inti. Fungsi dasar lapisan distribusi routing, filtering dan akses WAN dan mengetahui metode yang dapat mengakses paket inti. Lapisan ini harus mencari tahu mekanisme tercepat untuk menangani operasi jaringan seperti bagaimana penanganan dan forwarding file ke server berdasarkan permintaan. Setelah menemukan jalan yang terbaik, distribusi permintaan lapisan maju menuju lapisan inti dan kemudian ke layanan yang tepat.

Perangkat :
Cisco Router 4000 series, Cisco Router 4500 series, Cisco Router 2600 series,Cisco Router 1720 dan 1750

3. Access Layer
Merupakan layer yang terdekat dengan user. Sebaiknya device yang terpasang dapat berfungsi menghubungkan antar host dan dapat mengatur collision domain. di bagian inilah semua perangkat disebarkan dan di interkoneksikan ke semua end point sumber daya yang ada misalnya terminal user dan sebagainya. Peralatan bisa berupa router layer 3 atau switching layer 2.
 
User dan workgroup akses ke jaringan dan sumber daya didefinisikan pada lapisan akses dan lapisan ini juga dikenal sebagai lapisan desktop.

Perangkat :Cisco switch seperti 7000, 7200, 7500, dan 12000 (WAN). Catalyst cisco seperti 6000,5000, dan 4000 (LAN). T-1 dan E-1 lines, frame relay connection, ATM networks,switched Multimegabit Data Service (SMDS), Cisco Router 1000 series, Cisco Router 2000series, Cisco Router 2500 series, Cisco Router 3000 series,Laptop/PC.

PERANGKAT WAN

CO [ Central Office ]CO (Control Operator/Office)
bagian pusat yang mengendalikan/mengaturperangkat perangkat agar bekerja, bagian yang menjadi pusat Penyedia Layanan.COberfungsi mengendalikan sebuah jaringan atau membagi layanan layanan ketikalayanan terjadi.B.

CPE [ Costumer Promises Equipment ]
Perangkat yang berhubungan dengan aplikasi dan user dan tidak terjadi prosessignaling.C.

DTE [ Data termination Equipment ]
Perangkat yang melewatkan data dari CPE menuju DCE untukdikonversikan/coding.Berfungsi mengkonversi sinyal yang diterima agar sampai padauser. DTE merupaka sebuah peralatan atau subsistem yang saling berhubungandengan beberapa peralatan yang melakukan fungsi yang diperlukan untukmemungkinkan pengguna untuk berkomunikasi. Biasanya, perangkat DTE adalahterminal (atau komputer meniru terminal), dan DCE adalah sebuah modem atauperangkat lain milik operator.D.

DCE [ Data Communication Equipment ]
Data Circuit Equipment (DCE) adalah perangkat yang terletak antara Data TerminalEquipment dan Data Circuit Transmisi . Hal ini juga disebut peralatan komunikasidata dan operator peralatan data. DCE melakukan fungsi seperti sinyal konversi,coding , dan garis clocking dan dapat menjadi bagian dari peralatan DTE.

MEDIA WAN

1. Modem
            Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah

2. ISDN
Integrated Services Digital Network (ISDN) adalah jaringan circuit-switching yang digunakan untuk transfer suara, data, dan video melalui saluran telepon tembaga biasa. ISDN adalah sedikit mirip dengan sistem telepon biasa tapi lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan membutuhkan sedikit waktu untuk setup panggilan. Digital ISDN telepon digital faks biasanya disediakan oleh telco. Modem ISDN dapat digunakan untuk mengkonversi sinyal non-ISDN peralatan untuk sinyal ISDN.

3. DSL
            adalah satu set teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan downolad dari DSL berkisar dari 128 kbit/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan upload lebih rendah dari download untuk ADSL dan sama cepat untuk SDSL.

4. Frame relay
            adalah protokol packet-switching yang menghubungkan perangkat-perangkat telekomunikasi pada satu Wide Area Network (WAN). Protokol ini bekerja pada lapisan Fisik dan Data Link pada model referensi OSI. Protokol Frame Relay menggunakan struktur Frame yang menyerupai LAPD, perbedaannya adalah Frame Header pada LAPD digantikan oleh field header sebesar 2 bita pada Frame Relay.

5. T1
            T1 adalah leased line digital terdiri dari 24 saluran (disebut DS0, 1 DS0 adalah 64K) yang memberikan kecepatan transfer hingga 1,544 Mbps, dan sering digunakan untuk menghubungkan jaringan perusahaan dan ISP ke Internet.

6. E1
            E1 terdiri dari 30 saluran yang menyediakan kecepatan hingga 2,048 Mbps. Versi Jepang terdiri dari 24 saluran seperti T1.

7. T3
            T3 adalah leased line lebih cepat digital menyediakan tingkat sampai 44,736 Mbps (672 saluran), dan digunakan untuk kecepatan tinggi backbone Internet dan organisasi besar.

8. E3
            E3 versi eropa memberikan kecepatan hingga 34,368 Mbit/s (512 saluran) Versi Jepang J3 memberikan kecepatan sampai dengan 34,064 Mbps (480 saluran).

9. Sonet
Sonet merupakan sebuah hirarki standar kecepatan data digital untuk transmisi optik antarmuka yang diusulkan oleh Bellcore. Tarif data dalam jaringan serat optik dibagi dalam OC-tingkat. Tabel berikut mencantumkan kecepatan untuk semua tingkatan OC:
OC-1 = 51,85 Mbps
OC-3 = 155,52 Mbps
OC-9 = 466,56 Mbps
OC-12 = 622,08 Mbps
OC-18 = 933,12 Mbps
OC-24 = 1,244 Gbps
OC-36 = 1,866 Gbps
OC-48 = 2,488 Gbps
OC-192 = 9,952 Gbps
OC-768 = 40 Gbps
OC-3072 = 160 Gbps



B. Topologi Implementatif dari WAN (PT. Hipernet Indodata)

1. Detail sumber/info

PT.Hipernet IndoData

HyperNet merupakan salah satu Internet Service Provider di Jakarta yang telah mendapat ijin penyelenggaraan resmi dari POSTEL dan tergabung sebagai anggota Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII ) sejak tahun 2008. HyperNet melayani kebutuhan layanan internet yang bersifat unlimited dengan media wireless, fiber optic maupun leased line. Wilayah cakupan HyperNet saat ini meliputi seluruh Jakarta, Bekasi, Tanggerang, Serpong dan Depok. HyperNet juga menyediakan layanan lain seperti VPN, HotSpot, VoIP, Online CCTV, data center dan solusi network lainnya.


Topologi PT. Hipernet Indodata
Ket :
Garis Biru       : Core Layer
Garis Merah    : Distributuin Layer
Garis Hijau     : Access Layer

Spesifikasi Perangkat
Manufacturer Cisco
Manufacturer Part # WS-C2950-24
Device Type 10/100 Ethernet Switch
Enclosure Type Rackmount, 1U
Memory 16 MB DRAM, 8 MB Flash Memory
Networking Connectivity Technology 10/100 Ethernet
Data Transfer Rate 100 Mbps
Remote Management SNMP Management Information Base (MIB) II, SNMP MIB extensions, Bridging MIB (RFC 1493)
Remote Management Protocol SNMP
Communication Mode Full-Duplex, Half-Duplex
Status Indicators Per Port: Link Integrity, Disabled, Activity, Speed, Full-Duplex
System: System, RPS, Bandwidth Utilization
Features Per-port status LEDs: link integrity, disabled, activity, speed, and full-duplex indications System status LEDs: system, RPS, and bandwidth utilization indications
Compliant Standards IEEE 802.3
IEEE 802.3U
IEEE 802.1D
Interfaces Interfaces 24 x 10/100 Ethernet (RJ-45)


 (Kelompok9, 2017)

0 komentar: