Menggambar Topologi Penerapan

Menggambar Topologi dengan 

Micrososft Visio

Jadi Microsoft Visio ini di dalamnya sudah menyediakan shapes atau bentuk-bentuk untuk digunakan sebagai simbol dari perangkat-perangkat yang ada pada topologi jaringan. Kita hanya tinggal drag-and-drop saja shapes-shapes itu dan dikombinasikan sehingga membentuk sebuah desain.
Berikut screenshotnya :


Tampilan Awal
Tempat di mana kita bisa memilih template sesuai yang kita inginkan


Home
Workspace memiliki bentuk grid atau kotak-kotak untuk memudahkan kita meletakkan shapes-shapes nantinya


Home : Sidebar
Berbagai shapes sudah tersedia untuk digunakan dan diletakkan di workspace


Akhir


Pengkombinasian shapes dan text bisa dilakukan dengan mudah

Sumber Referensi : mahesaibrahim99.blogspot.com (teman sejurusan)

Semoga Bermanfaat :)

0 komentar:

Software Aplikasi untuk Menggambar Topologi

Aplikasi Penggambar Topologi


  • Microsoft Visio 
Microsoft Visio Merupakan aplikasi perangkat lunak grafik vektor yang dibundel dengan deretan perangkat lunak Microsoft Office, yang juga termasuk pengolah kata Microsoft Word, perangkat lunak presentasi PowerPoint dan aplikasi lembar kerja Microsoft Excel. Microsoft Visio adalah aplikasi perangkat lunak diagram yang dapat digunakan untuk membuat dan merancang diagram, grafik dan grafik-grafik lain. Perangkat lunak ini dibuat dan dirilis pertama kali oleh Shareware Corporation dan telah dibeli oleh Microsoft pada tahun 2000.

Microsoft Visio pertama kali dirilis pada tahun 1992 sebagai produk yang berdiri sendiri. Visio telah memiliki beberapa rilis selama bertahun-tahun dan sekarang menjadi bagian dari deretan Microsoft Office. Microsoft Visio berisi banyak format berkas asli, termasuk VSD, VSS, VST, VDX, VSW dan banyak lagi.
Sampai sekarang, Visio sudah memiliki 7 versi, yaitu :

1. Visio 5.0
2. Visio 2000
3. Microsoft Visio 2002 (Visio XP)
4. Microsoft Office Visio 2003
5. Microsoft 2007
6. Microsoft Office Visio 2010
7. Microsoft Office Visio 2013

  • Edraw
Edraw adalah perangkat lunak yang memiliki fungsi yang sama dengan Microsoft Visio. Edraw berguna untuk membuat diagram alur, bagan organisasi, diagram jaringan, presentasi bisnis, rencana pembangunan, peta pikiran, fashion desain, UML diagram, workflow, struktur program diagram desain web, diagram teknik elektro, arah peta, diagram database dan banyak lagi.

  • CISCO PACKET TRACER
Sebelum melakukan konfigurasi jaringan yang sesungguhnya dapat dilakukan simulasi terlebih dahulu menggunakan software Cisco Packet Tracer. Cisco Packet Tracer ini dibuat oleh Cisco System yang memiliki tujuan awal supaya siswa dan alumni Cisco Networking Academy memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. Namun sekarang siapa saja sudah bisa menggunakan aplikasi yang satu ini.

sumber referensi : avivadevi.blogspot.com

0 komentar:

Media Wireless LAN

Media Wireless LAN 

WI-FI atau sebutan lain adalah Wireless LAN ditujukan untuk menghubungkan beberapa IP dalam suatu area LAN. WI-FI berfungsi sebagai pengganti jaringan kabel data (UTP) yang biasa digunakan untuk menghubungkan Terminal LAN.

Wireless LAN merupakan pengembangan Wireless untuk komunikasi data, ini adalah jaringan lokal dalam satu gedung, ruang, kantor, sekolah yang tidak menggunakan Kabel. Berbagai kombinasi dari wireless, NIC dan Acces Point-nya akan memberikan konfigurasiutama untuk network manager dan engineer guna menciptakan berbagai jenis konfigurasi jaringan.

Ada 2 Konfigurasi untuk jaringan ini yaitu :

  • Ad-Hoc Wireless LAN, adalah jaringan yang memiliki konfigurasi peer-to-peer untuk sebuah kantor yang tidak terlalu besar, maka konfigurasi ini akan cukup memadai. Peer-to-peer Wireless LAN hanya membutuhkan Wireless NIC setiap device yang terhubung ke jaringan.
  • Infrastruktur Wireless LAN, sebuah konfigurasi jaringan dimana Wireless tidak hanya berhubungan dengan sesama jaringan Wireless, tapi berhubungan juga dengan jaringan Wired (kabel).

Standard Spesifikasi WLAN

WiFi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Saat ini ada empat variasi dai 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, dan 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama WiFi.

IEEE 802.11
Standar 802.11 adalah standar pertama yang menerangkan tentang pengoperasian Wireless LAN. Standar ini berisis semua teknologi transmisi yang tersedia termasuk di dalamnya Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS) dan Infrared. IEEE 802.11 adalah satu dari dua standar yang menerangkan tentang pengoperasian dari Frequency Hopping pada sistem Wireless LAN. Standar 802.11 juga menerangkan penggunaan dari sistem FHSS pada 1 dan 2 Mbps. 802.11 Compliant Product beroperasi pada 2,4GHz ISM Band antara 2.400 MHz dan 2.483,50 MHz

IEEE 802.11b
Digunakan mulai akhir tahun 1999 dengan menggunakan frekuensi 2,4GHz. Maksimum bandwidth yang bisa dicapai adalah 11 Mbps (Megabit per Second). Pada koneksi ini, modulasi yang digunakan adalah DSSS. Kanal yang tidak overlapping berjumlah 3, yaitu kanal 1, kanal 6, dan kanal 11. Protokol ini kompatibel dengan tipe 802.11g jika tipe 802.11g beroperasi pada mode mixed.
IEEE 802.11a

Digunakan mulai akhir 2001 dengan menggunakan frekuensi 5GHz. Maksimum bandwidth yang bisa dicapai adalah 54Mbps. Sementara modulasi sinyal yang digunakan adalah OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Kanal yang tidak overlapping berjumlah 12 (bisa lebih) dan tipe ini tidak kompatibel dengan 802.11b maupun 802.11g
IEEE 802.11g

Digunakan mulai pertengahan 2003 dengan menggunakan frekuensi 2,4GHz. Maksimum bandwidth yang bisa dicapai sebesar 54Mbps. Modulasi yang digunakan adalah OFDM. Kanal yang tidak overlapping berjumlah tiga buah. Protokol ini kompatibel dengan tipe 802.11b.
IEEE 802.11n

802.11n merupakan pengembangan dari versi 802.11 sebelumnya, dengan menambahkan teknologi multiple-input multiple-output (MiMo). 802.11n beroperasi pada band antara 2,4 ghz dan lebih rendah dari 5 Ghz. IEEE telah menyetujui amandemen tersebut dan diterbitkan pada tanggal Oktober 2009. Sebelum ratifikasi dirampungkan, perusahaan - perusahaan sudah mulai migrasi ke jaringan 802.11n berdasarkan sertifikasi Wi-Fi Alliance's sesuai dengan draft 2007 proposal 802.11n.

Sumber referensi : www.sby.dnet.net.id

Semoga Bermanfaat :)

1 komentar:

Wiring Horizontal dan Wiring Vertical

Horizontal & Vertical Wiring

Untuk mencapai standar konsentrasi kabel, beberapa ruangan telekomunikasi (Wiring Centers) perlu ditempatkan pada lokasi yang direncanakan di sebuah gedung yang akan dibangun. Ruang telekomunikasi ini kemudian akan saling berhubungan untuk menyediakan konektivitas terhadap jaringan yang total pada bangunan tersebut. Standar dari struktur wiring telah dikembangkan untuk membantu menentukan sistem wiring pada sistem jaringan Komputer yang statis dalam jarak kabel maksimum untuk saling berbagi topologi LAN.

Di setiap lantai ruang telekomunikasi berkonsentrasi pada semua kabel jaringan yang terhubung ke setiap Workstation di lantai yang sama dengan ruangan tersebut. Kabel jaringan dihubungkan kembali secara langsung ke ruang telekomunikasi.

Jenis-Jenis Wiring :
  • Wiring Horizontal, dijalankan dari setiap Workstation di suatu lantai yang sama ke ruang telekomunikasi, kemudian berakhir pada pemutusan Punchdown atau di patch panel. Di ruangan telekomunikasi, peralatan jaringan seperti Hub atau Switch terhubung ke setiap stasiun kabel.
  • Wiring Vertical, Jenis Wiring ini biasannya diletakkan dari lantai ke lantai sehingga setiap ruang telekomunikasi di setiap lantai harus berada langsung di atas satu sama lain untuk meminimalisir panjangnya jalan kabel. Kabel Fiber Optic adalah pilihan untuk Backbone Cabbling (Wiring Vertical) karena menyediakan bandwith yang sangat tinggi.
Semoga Bermanfaat :)

0 komentar:

Konsentrator Bridging dan Router

Pengertian Konsentator

Konsentrator adalah sebuah perangkat untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap Workstation, Server, dan perangkat satu dengan yang lainnya. Konsentrator mempunyai banyak slot yang dapat dipasang sesuai nomer dari card yang dituju.

Kriteria Konsentrator :
  • Terdiri dari 8, 12, dan 24 Port RJ-45
  • Digunakan pada Topologi Bintang (Star)
  • Dipasang pada suatu rak khusus yang di dalamnya terdapat Bridge dan Router.
  • Biasannya dijual dengan aplikasi yang mengatur manajement port tersebut.
Bridge 

Bridge adalah perangkat perantara yang menghubungkan jaringan dengan protokol lapisan fisik yang berbeda. Bridge mempunyai sifat tidak mengubah isi ataupun bentuk frame yang diterimannya, serta memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidak sesuaian kecepatan pengiriman dan penerimaan data.

Jenis-Jenis Bridge :
  1. Bridge Sederhana, mempunyai fungsi menyebarkan data yang dikirimkan oleh suatu simpul jaringan ke simpul yang lain ke semua jaringan dan membaca semua paket data yang datang dari suatu jaringan dan menyebarkan ke simpul jaringan yang lain.
  2. Bridge Belajar, Bridge yang dapat memilih paket mana yang ditujukan pada segmen lain jaringan, dan meneruskan paket tersebut pada jaringan yang sesuai, Fungsi Bridge ini adalah membaca semua paket data yang datang dari suatu jaringan, memilih dan menerima data tersebut untuk kemudian diteruskan kepada jaringan lain yang terhubung pada Bridge sebagai tujuannya.
Pengertian Router

Router merupakan perangkat yang mencari jalan handal pada situasi interkoneksi yang kompleks, Router digunakan untuk menghubungkan dua jaringan protokol. Router dapat mengetahui setiap alamat disetiap sisi jaringan, alamat komputer, Bridge, dan Router lainnya.

Jika suatu instansi mempunyai LAN dan ingin mengkoneksikannya ke internet, maka mereka harus mempunyai Router karena mempunyai fungsi untuk menerjemahkan informasi diantara LAN dengan Internet.

Semoga Bermanfaat :)

0 komentar:

Topologi Dasar dan Pengembangan Topologi

Topologi Dasar dan Pengembangan Topologi
Topologi adalah suatu jaringan didasarkan pada cara penghubungan sejumlah Node atau sentral dalam membentuk suatu jaringan. Setiap topologi memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing.Topologi biasannya menggunakan media :Twisted PairKabel Coaxial, dan Logical Topologi,

Topologi yang masih digunakan adalah Topologi Bus. Pada Topologi Bus kedua ujung jaringannya harus diakhiri dengan sebuah terminator, Topologi ini seringkali ditemukan di sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasannya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Intsalasi jaringan bus ini maksimal terdiri dari 5 sampai 7 komputer.

Pengembangan Jaringan atau penambahan Workstation dapat dilakukan tanpa menggangu Workstation lain. Topologi Linear Bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial, maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain

Jenis-Jenis Topologi :
  • Topologi Star, merupakan bentuk Topologi jaringan yang berupa konvergensi dari Node tengah ke setiap pengguna. Kelebihan Topologi ini adalah; Jika node tengah mengalami kerusakan seluruh jaringan akan terhenti, Tahan terhadap jaringan yang sibuk, Tingkat keamanan tinggi.
  • Topologi Ring, adalah topologi jaringan dimana setiap itik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar seperti cincin. Pada Topologi ini kominikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan.
  • Topologi Mesh, Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1)
  • Topologi Tree, Jaringan ini disebut juga sebagai Topologi Jaringan Bertingkat. Topologi ini biasannya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda, topologi jenis ini cocok untuk digunakan pada sistem jaringan komputer. Jaringan ini terdapat beberapa tingkat Node. Pusat yang lebih tinggi tingkatnya dapat mengaturNode lain yang tingkatnya lebih rendah. Keunggulan jaringan ini adalah dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat.
  • Tropologi Linier, Jaringan Linier ini disebut dengan Topologi Linier Bus. Layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T-Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector) dan kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet).
Semoga Bermanfaat :)

0 komentar:

Media Fiber Optic

Pengertian Kabel Fiber Optic


Kabel Fiber Optic
sumber gambar : google.com

"Kabel Fiber Optic adalah salah satu jenis kabel yang dibuat dengan teknologi jaman sekarang, sebagian besar bahan dasarnya terbuat dari serat kaca." 

Jika dikaitkan menurut fungsinya sebagai salah satu komponen yang digunakan pada jaringan komputer inilah pengertian kabel Fiber Optic untuk jaringan komputer :

"Kabel jaringan Fiber Optic ini digunakan sebagai media transmisi terarah untuk kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer."

Fungsi Kabel Jaringan Fiber Optik :

sumber gambar : google.com

Sebagai Kabel yang berteknologi canggih fungsi kabel Fiber Optic ini untuk kepentingan jaringan seperti LAN, WAN ataupun MAN. Biasanya kabel Fiber Optic ini lebih banyak ditemukan pada Instalasi Jaringan Tingkat Menengah ke atas seperti perusahan-perusahaan besar atau instansi pemerintahan yang menuntun adanya struktur jaringan yang sangat cepat.

Kabel Jaringan Fiber Optik juga merupakan salah satu pilihan jika jaringan yang ingin dibangun menuntut instalasi yang bisa meladeni kebutuhan sebuah gedung dengan beberapa lantai atau bahkan kebutuhan jaringan antar gedung sekalipun. Bahkan kabel ini telah banyak digunakan berbagai sistem komunikasi yang dibangun di dalam laut untuk menghubungkan berbagai kota di belahan dunia.

Stuktur dan Komponen Kabel Jaringan Fiber Optic :


sumber gambar : google.com

Karakteristik kabel ini yaitu bagian didalamnya terdiri dari Inti (Core) yang terbuat dari serat kaca dengan beberapa lapisan lainnya, mirip seperti kabel UTP atau STP yang juga terdapatInsulator yang dirancang dengan beraneka warna. Kecepatan Transfer data yang bisa dilakukan kabel ini berkisar 100 Mbps ke atas bahkan bisa mencapai 1000 Mbps, Diameter kabel jaringan Fiber Optic dan ukuran konektornya relatif kecil sehingga membuatnya fleksibel dalam proses instalasi, Panjang kabel ini bisa mencapai 2 km.

Stuktur Kabel ini :
  • Inti atau (Core), Tepat ditengah-tengah kabel ini terdapat bagian utama yaitu Core atau inti yang terbuat dari serat kaca. Umumnya Core ini memiliki diameter sekitar 2-50 mikrometer. Dimana ukuran Core ini berpengaruh sekali terhadap kemampuan dari sebuah kabel Fiber Optic. Fungsi Core ini sebagai tempat berlangsungnya perambatan cahaya dari satu ujung ke ujung kabel lainnya.
  • Jacket, Lapisan yang melindungi Core pada kabel ini disebut Cladding yang terbuat dari kaca. Dimana hubungan indeks bias antara Core dan Cladding akan mempengaruhi perambatan cahaya pada Core. Diameter Cladding ini berkisar antara 5-250 mikrometer.Cladding merupakan bagian yang mempunyai peran paling penting karena berkatCladding inilah cahaya dapat merambat dalam Core serat optik.
  • Mantel atau Coating, Di bagian luar setelah Cladding terdapat mantel yang umumnya terbuat dari bahan plastik. Fungsi Coating pada kabel ini adalah pelindung mekanis yang menjaga serat optik dari kerusakan yang dapat terjadi karena lengkungan kabel atau gangguan luar lainnya. Misalnya kelembaban.
  • Strength Member dan Outer Jacket, Merupakan lapisan terluar dari kabel ini. Fungsinya untuk melindungi bagian Core dari berbagai macam gangguan luar.
Jenis-Jenis kabel Jaringan Kabel Fiber Optic :

  1. Single Mode, Kabel ini relatif mempunyai Core  yang relatif kecil, dengan diameter sekitar 9 micron. Jenis kabel Single Mode ini menggunakan transmitter laser semi konduktor yang mengirim sinar laser inframerah dengan pajang gelombang hingga 1300-1550 nm. DisebutSingle Mode karena penggunaan kabel ini memungkinkan  terjadinya satu modus cahaya saja yang dapat tersebar melalui intinya.
  2. Multi mode, Jenis kabel ini mempunyai Core ini mempunyai Core yang lebih besar dibandingkan dengan kabel Single Mode yaitu 62.5 micron. Dengan ukuran yang lebih besar ini memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat secara bersamaan. Kabel ini menggunakan LED (Light Emitting Diode) sebagai transmisinya.
Semoga Bermanfaat :)

0 komentar:

Pengertian Media dan Jenis-Jenis Media

Pengertian Media

Media adalah bentuk saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. Kata media berasal dari bahasa Latin Medius yang berarti "Tengah", "Perantara", atau "Pengantar". Dalam nahasa Arab "Media" adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Jadi dalam pengertian yang lain, media adalah alat atau sarana yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak.
Banyak ahli yang memberikan batasan mengenai pengertian media, diantaranya adalah :
  • Syaiful Bahri Djamarah Media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan.
  • National Education Asociation : Media adalah sarana Komunikasi dalam bentuk cetak maupun audio visual.
  • Miarso : Media adalah segala seuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa untuk belajar.
Jenis-Jenis Media :
  • Media Visual, Media Visual adalah media yang bisa dilihat dan dibaca. Berbagai jenis media ini sangat mudah untuk didapatkan. Contohnya : Foto, Gambar dan Poster.
  • Media Audio, Media Audio adalah media yang bisa didengar saja, menggunakan indra telinga. Contohnya : Suara dan Musik.
  • Media Audio Visual, Media Audio Visual adalah media yang bisa didengar dan dilihat secara bersamaan. Media ini menggerakkan indra pendengaran dan penglihatan secara bersamaan. Contohnya : Film dan Televisi.
Semoga Bermanfaat :)  

0 komentar:

Jaringan Coaxial

DEFINISI KABEL JARINGAN COAXIAL

Kabel jaringan Coaxial memiliki nama lain yaitu BNC yang mempunyai singkatan Bayonet Naur Connector yang umum disebut dengan istilah "Coax". Dalam bahasa Indonesia istilah kabel ini dapat diartikan sebagai kabel sepaksi atau sesumbu.

Kabel Coalxial ini dapat didefinisikan sebagai sarana pengalirhantar atau Transmitter yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi sinyal-sinyal listrik.

Definisi Kabel Coaxial ini jika dipandang dari segi dunia komputer adalah sebagai berikut :

"Kabel Jaringan Coaxial yaitu suatu jenis kabel yang diperuntukan sebagai media Transmisi terarah untuk kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan Komputer

    Fungsi Kabel Jaringan Coaxial :

Pada awalnya kabel Coaxial ini hanya digunakan untuk kabel antena TV saja, tetapi seiring dengan kemajuan teknologi kabel ini berkembang untuk digunakan pada jaringan LAN.

Fungsi utama pada kabel ini sebagai media penghubung yang mengalirkan data dari satu perangkat Hardware komputer ke Hardware komputer yang lainnya, dimana kemampuan untuk melakukan transmisi data dengan kecepatan yang tinggi bisa dikatakan cukup memuaskan, disamping fungsi lainnya untuk membagi sinya broadband atau sinyal frekuensi tinggi.

   Karakteristik Kabel Jaringan Coaxial  

sumber gambar : google.com

Kabel Jaringan Coaxial menggunakan 2 buah konduktor dengan pusat berupa inti kawat padat yang dilingkup oleh sekat yang kemudian dililit lagi oleh kawat berselaput konduktor. Dari gambar diatas dapat dilihat jika kabel Coaxial terdiri dari 4 bagian :
  1. Kabel Tembaga (Centre Core), Kabel tembaga atau Centre Core yang terletak di tengah berfungsi sebagai media konduktor listrik.
  2. Lapisan Plastik (Dielectric Insulator), yang berfungsi sebagai pemisah antara kabel tembanga dengan lapisan metal atau Metalic Shield yang melingkupnya.
  3. Lapisan Metal (Metalic Shield), ini berfungsi sebagai pelindung bagian paling luar kabel.
  4. Lapisan Plastik (Plastic Jaket), berfungsi sebagai pelindung bagian terluar dari kabelnya.
Karakteristik Kabel Jaringan Coaxial :
  • Kecepatan dan Keluaran Transmisi data 10 Mbps - 100 Mbps.
  • Biaya rata-rata murah.
  • Media dan ukuran konektor sedang (Medium) tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.
  • Panjang kabel maksimal yaitu 500 meter.
Jenis-Jenis Kabel Coaxial :

Thinnet Coaxial Cable
Sumber gambar : google.com

  • Thin Coaxial Cable
Kabel Coaxial tipis ini dikenal sebagai Thinnet 10Base2  yang membawa sinyal Ethernet. Angkat 2 pada nama 10Base2 mengacu pada panjang untuk segmen maksimal yang mampu diraih kabel Coaxial ini sepanjang 200 meter.

Kriteria Kabel Coaxial Thinnet ini :
  1. Mempunyai diameter lebih kecil dibanding kabel Coaxial Thicknet.
  2. Dibuat untuk menggantikan kabel Coaxial Thicknet.
  3. Setiap ujung kabel diberi terminator 50 ohm.
  4. Panjang maksimal kabel adalah 185 meter atau sekitar 1.000 feet.
  5. Maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (Devices).
  6. Panjang Minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet atau 0,5 meter.
  7. Tidak direkomendasikan lagi, tapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
  • Thicket Coaxial Cable
Thicknet Coaxial Cable
sumber gambar : google.com

Kabel Coaxial yang tebal ini dikenal sebagai Thicknet 10Base5 yang membawa sinyal Ethernet. Angka 5 pada nama 10Base5 ini mengacu pada panjang segmen maksimal yang mampu mencapai 500 meter. Jenis kabel Coaxial ini mempunyai ukuran yang bervariasi dengan diameter yang lumayan besar dengan rata-rata 10mm. Jenis Coaxial yang tebal ini sangan populer untuk jaringan LAN, karena mempunyai badnwith yang lebar hingga memungkinkan komunikasi Broadband / Mutiple Channel.

Kriteria Kabel Coaxial Thicknet ini :
  1. Merupakan kabel Original Ethernet.
  2. Mempunyai diameter lumayan besar.
  3. Setiap ujung ditermasi dengan terminator 50 ohm.
  4. Maksimum 3 segmen dengan peralatan terhubung (Attached Devices).
  5. Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (External Transceiver).
  6. Setiap segmen maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk Repeaters.
  7. Setiap segmen harus diberi ground.
  8. Jarak Maksimum antara pencabang dari kabel utama ke perangkat adalah 16 feet atau 5 meter.
  9. Jarak Minimum antara pencabang adalah 8 feet atau 2,5 meter.
  10. Instalasi pemasangan jaringan kabel ini cenderung rumit.
  11. Kabel Coaxial ini sudah tidak lagi digunakan untuk LAN modern.
Kelebihan Kabel Jaringan Coaxial :
  • Memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam proses transmisi meskipun terbatas dari segi jangkauan.
  • Penguatan dari Repeater tidak perlu sebesar kabel Twisted Pair.
  • Kabel Jaringan Coaxial lebih murah dibanding kaber Fiber Optic.
  • Kabel Jaringan Coaxial mempunyai kemampuan dalam menyalurkan sinyal-sinyal listrik yang lebih besar jika dibandingkan dengan saluran transmisi dari kawat biasa.
  • Kabel Jaringan Coaxial bisa menampung pengkabelan yang lebih panjang di antara jaringan dengan perangkat-perangkat lain dibandingkan Twisted Pair.
Kekurangan Kabel Jaringan Coaxial :
  • Kabel Jaringan Coaxial perlu dipasang dengan teliti dan cenderung rumit, terutama dalam hal mempertimbangkan ukurannya.
  • Biaya pemeliharaan kabel jaringan Coaxial relatif mahal.
  • Jaringan Transisi kabel jaringan Coaxial terbatas, sehingga dalam suatu jarak tertentu maka transmisi sinyal-sinyal elektromagnetik harus diangkat dengan serangkaianRepeater yang terbuat dari tabung elektron agar penyampaian komunikasi menjadi lebih baik.
  • Kabel Jaringan Coaxial sangat rentang terhadap perubahan variasi temperatur yang terjadi dalam kabel.
Semoga Bermanfaat :)

0 komentar:

Jaringan Twisted Pair

Definisi Kabel Jaringan Twisted Pair

Apa itu Kabel Twisted Pair? Twisted Pair jika dibahasakan kedalam bahasa Indonesia yaitu kabel pasangan berpilin atau berbelit-belit. Panggilan tersebut muncul dari bentuk fisik kabel Twisted Pair itu sendiri. Jika digambarkan lebih spesifik maka akan terbentuk sebuah definisi sebagai berikut :
    
    "Pengertian kabel Twisted Pair yaitu sebuah kabel yang terdiri dari dawai kawat tembaga yang digabungkan menjadi satu dengan cara dibelit enam kali per-inchi yang membentuk spiral."
   "Kabel jaringan Twisted Pair adalah suatu jenis kabel yang digunakan sebagai trasnmisi terarah (Wireline) untuk perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.

Karakteristik Kabel Jaringan Twisted Pair

sumber gambar : google.com

Karakteristik kabel ini menggunakan beberapa kawat tembaga yang saling dibelit dengan pasanganya, dan setiap kawat tembaganya dilapisi oleh isolator yang memiliki masing-masing warna.
Dari gammbar diatas dapat dilihat jika kabel jaringan ini terdiri dari :
  1. Conductor, Merupakan kawat tembaga yang terletak di tengah-tengah dan mempunyai fungsi sebagai media konduktor listrik, ini alasannya disebut Conductor.
  2. Insulator, Tiap kawat tembaganya dilapisi oleh insulator yang memiliki warna yang berbeda, fungsi lapisan ini untuk melindungi kawat tembaga agar tidak bersentuhan langsung dengan kawat tembaga lainnya yang telah dibelit.
  3. Cable Jacket atau Kulit Kabel, Di bagian paling luar kabel Twisted Pair terdapat cable jacket yang berfungsi sebagai pelindung kabel Twisted Pair.
Klasifikasi kabel Twisted Pair ini sebagai berikut :
  • Bagian dalamnya terdiri dari 2 kawat tembaga yang dibagi menjadi 8 dawai dan dikelompokkan menjadi 4 pasang, lalu di belitkan menjadi satu.
  • Kabel jaringan Twisted Pair memiliki kecepatan transmisi dari 10 Mbps hingga 100 Mbps.
  • Kabel jaringan Twisted Pair hanya bisa menghandle satu kanal data yang bekerja pada baseband.
  • Instalasi jaringan komputer menggunakan kabel ini membutuhkan sebuah HUB untuk membangun sebuah LAN yang baik.
  • Media dan ukuran konektor kecil.
  • Kabel jaringan Twisted Pair biasannya menggunakan konektor RJ-11 atau RJ 45 untuk koneksinya.
  • Pemeliharaan kabel ini tergolong mudah.
  • Jika ada kerusakan pada salah satu kabel jaringan Twisted Pair tidak akan mengganggu jaringan kabel tersebut secara keseluruhan.
Jenis-Jenis Kabel Twisted Pair 

Sumber gambar : google.com

Unshielded Twisted Pair atau UTP

Kabel Jaringan Twisted Pair bagian dalamnya terdiri dari 4 pasang kabel tembaga, yang setiap pairnya dibelitkan (Twisted) sehingga membentuk sebuah pola berbentuk spiral. Kabel ini tidak mempunyai pelindung atau Unshield sehingga kurang tahan terhadap kekuatan elektomagnetik yang berasal dari sekitar kabel tersebut. Kabel ini harus dijodohkan dengan konektor 8P8C yang biasa disebut RJ-45, RJ adalah singkatan dari Register Jack.

Kabel UTP ini merupakan jenis kabel Twisted Pair yang paling dikenal dikalangan pengguna jaringan LAN selain harganya murah dan proses instalasi yang bisa dibilang mudah

Foiled Twisted Pair atau FTP

Tak berbeda jauh dengan Unshielded Twisted Pair atau UTP, jenis kabel jaringan ini juga memiliki 4 pasang kabel tembaga yang mana tiap pairnya dibelitkan saling berlilitan sehingga membuat pola bebrbentuk spiral. Kabel yang dikenal dengan nama S/UTP ini menggunakan aluminium foil yang dipasang tepat di bawah karet luar yang berfungsi melindungi isolator sehingga kabel FTP ini lebih tahan terhadap kekuatan elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel,

Shielded Twisted Pair atau STP

Kabel jaringan ini yang paling sempurna dibandingkan dengan 2 kabel Twisted Pair diatas, meskipun secara umum kabel ini memiliki susunan kabel yang sama dengan UTP dan FTP. Namun mempunyai perbedaan material dan bahan pembungkusnya membuat kabel jaringan STP ini lebih tahan terhadap kekuatan elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel.

Penggunaan lapisan aluminium foil pada kabel STP ini juga dibuat lebih spesifik, yaitu tidak hanya dipasang di bawah karet luar saja melainkan dipasang di setiap pasang kabel. Kabel yang populer dengan nama STP ini harus dijodohkan dengan konektor RJ-11.

    Kelebihan Kabel Jaringan Twisted Pair :
  1. Instalasi pada jaringan ini cukup mudah karena tidak dibutuhkan peralatan khusus.
  2. Pemeliharaan kabel jaringan Twisted Pair ini terkenal paling mudah dan biayanya juga yang murah.
  3. Ukuran kabel ini terbilang paling kecil sehingga cukup fleksibel.
  4. Kerusakan pada salah satu kabel ini tidak akan menggangu jaringan kabel secara keseluruhan.
  5. Khusus untuk kabel jaringan FTP dan STP mempunyai ketahanan yang cukup baik terhadap interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel.
    Kekurangan Kabel Jaringan Twisted Pair :
  1. Jarak jangkau kabel jaringan Twisted Pair hanya 100 meter, sehingga kurang biasa diandalkan untuk jaringan besar.
  2. Kecepatan transmisi kabel ini relatif terbatas.
  3. Salah satu jenis kabel Twisted Pair UTP cukup tentan terhadap interferensi gelombang magnetik.
  4. Salah satu jenis kabel Twisted Pair STP dijual dengan harga yang relatif mahal.
Semoga Bermanfaat :)

0 komentar: